Panduan Memahami Layanan Kontraktor

7 Panduan Memahami Layanan Kontraktor

Mengerjakan projek pembangunan dibutuhkan rencana yang matang. Rencana yang tidak sesuai akan mempengaruhi waktu dan biaya. Untuk efisiensi masalah tersebut maka dibutuhkanlah jasa kontraktor. Meskipun ada penambahan biaya untuk menyewa jasa kontraktor. Biaya tambahan ini akan sangan berarti karena cakupan pekerjaan kontraktor sangat luas. Adanya garansi dan waktu penyelesaian pekerjaan dalam sebuah kontrak akan membuat Anda lebih tenang.

Artikel ini membahas cakupan jasa kontraktor, jenis kontraktor dengan lengkap untuk mempermudah Anda mencari jasa kontraktor.

Kontraktor adalah Penyedia Jasa Konstruksi

Kontraktor adalah badan hukum yang dikontrak untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Isi kontrak akan disepakati oleh pihak kontraktor dan pemilik proyek. Sehingga pekerjaan kontraktor dibatasi oleh waktu, biaya, dan detail lainnya yang ada di surat kontrak.

Adapun jasa perorangan yang disebut pemborong. Secara pekerjaan hampir sama dengan kontraktor namun tidak berbadan hukum dan perjanjian hanya berupa lisan. Pemborong biasanya mengerjarkan cakupan kecil dari suatu projek. Dan seringkali menjadi subkotraktor.

Proyek biasanya di dapatkan melalui dua cara, yaitu penunjukkan secara langsung dan cara lelang. Pemilik proyek yang menggunakan cara lelang akan memilih kontraktor yang memberika cara dan jaminan yang terbaik. Namun istilah lelang biasanya sering disbut tender.

Cakupan Jasa Kontraktor

  • Jasa desain
    Setelah berdiskusi dengan pemilik proyek dan melakukan survei lahan, kontraktor akan memberikan jasa desain proyek secara detail. Mulai dari desain interior, eksterior, hingga fasilitas. Desain ini akan dibuat sesuai dengan keinginan, kebutuhan, dan bujet pemilik proyek.
  • Bangunan dan material
    Pada tahap ini, kontraktor bertanggung jawab secara penuh terhadap pembersihan lahan, penggalian tanah untuk keperluan pondasi, dan pembuatan sumur resapan. Jika diperlukan, kontraktor akan menggunakan berbagai alat berat untuk kelancaran proyek.
  • Renovasi atau remodeling
    Pada tahap ini, kontraktor akan melakukan renovasi atau remodeling seperti pembongkaran dan perbaikan. Kontraktor bisa saja melakukan perombakan yang berkaitan dengan interior, eksterior, dan fasilitas rumah atau gedung.

Jenis-jenis Kontraktor

Bidang usaha jasa kontraktor tidak hanya mencakup pembangunan rumah dan gedung tinggi. Ternyata ada banyak bidang yang sesuai dengan kapasitas dan jasa yang ditawarkan. Inilah contohnya.

  • Kontraktor bidang arsitektural
    Kontraktor bidang arsitektural paling sering digunakan masyarakat umum. Pekerjaannya meliputi arsitektur bangunan yang berteknologi sederhana, teknologi menengah, hingga teknologi tinggi, juga arsitektur interior, lanskap, dan perawatannya.
  • Kontraktor bidang pekerjaan sipil
    Jasa kontraktor sipil meliputi pembuatan jembatan, jalanan, pembangunan jalur kereta api, landasan pesawat, jalan bawah tanah, terowongan, bendungan, jaringan pengairan, dan saluran drainase. Pembuatan pelabuhan, struktur bangunan gedung, konstruksi pabrik, dan tambang beserta perawatannya dan pekerjaan penghancuran bangunan juga menjadi bagian dari tugas jasa kontraktor bidang ini.
  • Kontraktor bidang pekerjaan tata lingkungan
    Sesuai namanya, kontraktor bidang pekerjaan tata lingkungan mengurus hal-hal yang berhubungaan dengan rencana penataan perkotaan, meliputi analisis dampak lingkungan, teknik lingkungan, bangunan pengolahan air bersih, dan pengolahan limbah. Pengembangan wilayah, perpipaan air bersih, perpipaan limbah, dan perawatannya juga diperhatikan oleh jasa kontraktor bidang pekerjaan tata lingkungan.
  • Kontraktor bidang elektrikal
    Jasa kontraktor elektrikal memiliki tanggung jawab terhadap kelistrikan seperti instalasi pembangkit, instalasi listrik, jaringan transmisi dan distribusi, sinyal, dan telekomunikasi kereta api, telekomunikasi dan sarana bantu navigasi udara dan laut, penangkal petir, serta bangunan pemancar radio.
  • Kontraktor bidang mekanikal
    Jasa kontraktor mekanikal bertanggung jawab terhadap instalasi AC, instalasi industri, instalasi minyak atau gas, konstruksi lift dan eskalator, dan perpipaan termasuk perawatannya.
Baca juga:  Pengertian dan Dampak Positif Arsitektur Hijau